Langsung ke konten utama

Teknologi Konstruksi Miniatur Jembatan

1.. Konstruksi Jembatan
Salah satu karya terpenting dan tertua dalam dunia konstruksi adalah jembatan. Menurut catatan icomos.org dan historyworld.net, meskipun tahun pembuatannya tidak dicantumkan, jembatan mulai dikenal pada zaman prasejarah. Saat itu, jembatan terbuat dari kayu yang disilangkan,
kemudian bagian atasnya ditutup oleh ranting-ranting pohon.
2. Konstruksi Jembatan yang Ada di Dunia
Jembatan tidak hanya memiliki fungsi untuk menghubungkan dua lokasi atau lebih, tetapi seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, sebuah jembatan juga dapat dijadikan tempat pariwisata karena keindahan konstruksinya
a. Ponte Vecchio Ponte Vecchio merupakan jembatan tua yang dibuat di abad pertengahan
di atas Sungai Arno, Florence.
b. Golden Gate Bridge Golden Gate Bridge merupakan sebuah jembatan gantung yang sangat
panjang yang menghubungkan wilayah San Francisco dan Marin County utara
c. Jembatan Nasional Suramadu
Pembangunan jembatan Suramadu menjadi salah satu bukti berkembangnya teknologi konstruksi di Indonesia
3. Jenis-Jenis Jembatan
Jembatan yang ada saat ini dapat dikelompokkan menjadi berbagai jenis tergantung dasar pengelompokkannya.
a.      Jembatan Kayu
b.      Jembatan Pasangan Batu dan Batu Bata
c.       Jembatan Beton Bertulang dan Jembatan Beton Pratekan
d.      Jembatan Baja : Jembatan ini berbahan dasar baja sebagai bahan konstruksi utamanya. Jembatan ini umumnya digunakan untuk jembatan dengan bentang yang panjang dengan beban yang diterima cukup besar.
 E.     Jembatan Komposit Jembatan komposit merupakan sebuah jembatan yang dibuat dari perpaduan dua bahan yang sama ataupun berbeda dengan mempertimbangkan sifat kedua bahan tersebut sehingga dihasilkan struktur jembatan yang lebih kuat

Rangkuman Rekayasa Miniature Jembatan
1.      Jembatan merupakan sebuah sarana yang dibangun untuk menghubungkan dua atau lebih rentang hambatan fisik seperti sungai, jurang, teluk, lembah, jalan dan lain-lain sehingga dapat digunakan untuk melintas dengan lancar dan aman.
2.      Jembatan telah mengalami beberapa perkembangan mulai dari zaman purba, periode romawi kuno, zaman pertengahan, zaman besi dan baja, zaman jembatan gantung, zaman jembatan cable stayed dan zaman jembatan beton.
3.       Jembatan dapat dibedakan Dilihat dari bahan utama penyusunnya, yaitu jembatan kayu, jembatan pasangan batu dan bata, jembatan beton bertulang dan beton pratekan, jembatan baja, dan jembatan komposit.
4.      Fungsi utama sebuah jembatan adalah untuk menghubungkan dua wilayah yang berbeda. Selain itu, jembatan juga berfungsi untuk membantu manusia melewati rintangan dan dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata.
5.      Prosedur pembuatan konstruksi miniatur jembatan dimulai dari tahap pembuatan rancangan, menyiapkan alat dan bahan, membuat miniatur jembatan berdasarkan rancangan, dan melakukan penyelesaian akhir (finishing).
6.      Alat dan Bahan yang Dapat Digunakan : 1) Penggaris, 2) Gunting dan Cutter, 3) Kuas serta bahan 1) Korek Api, 2) Stik Es Krim, 3) Balok Kayu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Prakarya

Kemasan Produk Kerajinan Bahan Limbah Lunak Kemasan dapat diartikan sebagai wadah atau pembungkus   yang berguna mencegah atau mengurangi terjadinya kerusakankerusakan   pada bahan yang dikemas atau yang dibungkusnya. Tujuan pengemasan karya kerajinan, antara lain seperti berikut: • Kemasan memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan. • Kemasan melindungi produk dalam perjalanannya dari produsen ke konsumen. • Kemasan dapat mendukung program pemasaran. Melalui kemasan, identifikasi produk menjadi lebih efektif dan dengan sendirinya mencegah pertukaran oleh produk pesaing. • Kemasan merupakan suatu cara untuk meningkatkan laba perusahaan. Oleh karena itu perusahaan harus membuat kemasan semenarik mungkin. Manfaat pengemasan karya kerajinan, antara lain sebagai berikut: • Produk-produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh cuaca. • Kemasan merupakan satu-satunya cara perusahaan membedakan prod...

Resistor

1.Sejarah Resistor Resistor yang kita kenal sekarang adalah penciptaan fisikawan Jerman, Georg Simon Ohm. Ohm lahir pada 16 Maret 1789 di Erlangen di Bavaria, yang sekarang Jerman. Meninggal 6 Juli 1854 di Munich, Bavaria, Jerman. Ohm berasal dari keluarga Protestan. Ayahnya adalah Johann Wolfgang Ohm, seorang ahli terkemuka sementara ibunya adalah Maria Elizabeth Beck, putri dari penjahit. Meskipun orang tuanya tidak memiliki pendidikan formal, ayah Ohm telah mendidik dirinya sendiri pada tingkat tinggi dan mampu memberi anak-anaknya pendidikan melalui pengajarannya. Jika semua saudara dan saudari Ohm selamat, dia akan menjadi salah satu keluarga besar, tetapi, seperti biasa pada waktu itu, beberapa saudara lelakinya meninggal di masa kecil mereka. Dari tujuh anak yang lahir dari Johann dan Maria hanya tiga yang selamat, yaitu Georg Simon Ohm, saudaranya Martin yang kemudian menjadi ahli matematika terkenal, dan saudara perempuannya Elizabeth Barbara. Sejak anak-anak merek...

Membuat rancangan konstruksi miniatur jembatan

Bahan untuk membuat miniatur jembatan A. Alat dan Bahan Stik es krim. Gunting. Cutter. Penggaris. Cat Warna. Lem/Perekat dan Kuas. Kertas Karton. Selotip. Penjelasan: 1) Menyiapkan Alat dan Bahan Alat dan bahan harus disipakan berdasarkan rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Dengan demikian, penyediaan bahan yang berlebihan dapat dihindari. Oleh sebab itu, sediakanlah bahan yang benar-benar diperlukan. 2) Membuat Miniatur Jembatan Berdasarkan Rancangan Setelah rancangan, alat, dan bahan siap, kamu dapat mulai membuat miniatur jembaran. Proses pembuatan harus mengacu pada rancangan yang telah dibuat sebelumnya. Namun, bukan berarti tidah boleh menambah atau mengurangi langkah pengerjaan. Kamu dapat mengembangkannya asal tdak terlalu berbeda jauh dari rancangan yang telah dibuat. Jika perubahan yang dilakukan terlalu berbeda, maka konstruksi miniatur jembatan hasilnya akan tidak sesuai dengan rancangan bahkan dapat gagal. 3) Melakukan Penyelesaian Akhir (...